Langsung ke konten utama

Belajar HTML Dasar Part 3: Memilih Aplikasi Editor HTML (Notepad++)


Setelah web browser berhasil diinstal, untuk membuat kode HTML kita butuh sebuah aplikasi text editor. Dalam tutorial HTML kali ini kita akan membahas tentang cara memilih aplikasi text editor yang sesuai, diantaranya adalah Notepad++ dan Komodo Edit.

Memilih Aplikasi Editor HTML
Memilih sebuah aplikasi editor HTML tidaklah terlalu sulit. Aplikasi editor HTML digunakan untuk mempermudah kita membuat kode HTML. HTML sendiri pada dasarnya hanya text biasa yang ditulis dalam kode-kode khusus. Web Browser-lah yang akan menerjemahkan kode HTML ini menjadi sebuah tampilan halaman web.

Untuk membuat kode HTML maupun halaman web sederhana, kita tidak perlu menggunakan aplikasi yang besar dan berat. Aplikasi Notepad bawaan Windows sebenarnya sudah cukup untuk membuat kode HTML. Namun untuk tutorial belajar HTML kali ini saya akan menggunakan aplikasi Notepad++.

Text Editor Notepad++
Aplikasi Notepad++ bisa di download secara gratis dari http://notepad-plus-plus.org/download/ dimana pada saat tutorial ini diupdate pada September 2017, versi terakhir adalah 7.5.1, berukuran sekitar 2,8MB. Notepad++ merupakan aplikasi editor text gratis ringan namun memiliki banyak fitur. Salah satunya adalah fitur pewarnaan code (syntax highlighting). Fitur ini akan memudahkan penulisan HTML.



Text Editor Komodo Edit
Salah satu alasan saya menggunakan Text editor Notepad++ adalah aplikasinya ringan dan berukuran kecil. Tapi tidak jarang ada yang protes kenapa tampilannya terkesan “jadul”.

Sebagai alternatif, bisa mencoba Komodo Edit. Teks editor ini juga bisa didapat dengan gratis di: http://komodoide.com/komodo-edit/. Saat artikel ini saya revisi, versi terakhir adalah 10.2.3, berukuran sekitar 75MB.

Komodo Edit merupakan versi ringan dari versi berbayar Komodo IDE (juga dikembangkan oleh perusahaan yang sama). Pada saat membuka halaman diatas, pastikan untuk memilih tombol “Download Komodo Edit“, bukan “Try Komodo IDE“.


Bagaimana dengan Adobe Dreamweaver?
Aplikasi Adobe Dreamweaver merupakan aplikasi web editor yang paling populer. Dreamweaver menyediakan fitur melimpah untuk sekedar membuat halaman web dengan kode HTML. Dreamwever tidak hanya sebuah text editor untuk HTML saja, namun juga untuk berbagai bahasa pemrograman web lainnya.

Dibalik keunggulannya, menurut saya Dreamweaver tidak cocok untuk proses belajar. Aplikasi ini cenderung ‘berat’ dan berharga jutaan rupiah untuk versi legalnya.

Sekarang Dreamweaver hanya bisa didapat dengan cara berlangganan setiap bulan dengan harga sekitar Rp 193.000 per bulan. Dreamweaver lebih cocok digunakan jika anda telah memahami kode-kode program yang ada dibaliknya (dan mampu membeli versi originalnya).

Bagaimana dengan Sublime Text?
Saat ini teks editor Sublime Text juga sedang ‘naik daun’ dan sangat populer dipakai. Sublime Text adalah teks editor yang mirip seperti Notepad++ atau Komodo Edit namun dengan fitur lebih banyak.

Satu-satunya masalah dengan Sublime Text adalah aplikasi ini tidak gratis, berbayar sekitar $80. Di web resmi https://www.sublimetext.com juga menyediakan versi trial yang bisa di download, tapi terdapat iklan yang cukup menganggu. Selain itu lisensinya mengharuskan membeli versi berbayar jika terus digunakan (a license must be purchased for continued use)

Jadi daripada pakai yang bajakan, lebih baik menggunakan produk yang benar-benar gratis seperti Notepad++ atau Komodo Edit agar ilmu yang di dapat lebih berkah. Fitur-fitur yang ada juga tidak terlalu dibutuhkan untuk proses belajar.

Namun jika anda sanggup membeli lisensi aslinya, teks editor ini memang sangat powerfull dan menjadi standar tidak resmi untuk kalangan web developer professional.

Apapun text editor yang digunakan, sebenarnya tidak menjadi masalah. Karena selama text editor itu dapat menulis dan menyimpan text, aplikasi tersebut sudah lebih dari cukup sebagai editor HTML.

Sebagai alternatif, aplikasi text editor gratis lain yang bisa anda coba adalah Bracket, Atom, Aptana Studio, Eclipse atau Net Beans.

Setelah aplikasi web browser dan text editor telah tersedia dalam komputer, saatnya untuk mencoba menjalankan file HTML pertama kita.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Script Phising Garena Free fire Versi Famas 2021

Kali ini kita akan share sc phising free fire versi famas terbaru yah. Apa kamu cari bagaimanakah cara membuat link hack account ff? Di panduan kami kesempatan ini kami mengulasnya buat kamu yang ingin memperoleh account ff sultan secara gratis. Free Fire sekarang ini sebagai games yang paling terkenal di ponsel android ini karena Free Fire tawarkan bermacam feature yang bagus sekali dan diagram yang paling memikat. Tetapi, untuk beberapa pemula tentunya cukup kesusahan untuk bermain games ini di mana mereka harus kumpulkan koin dalam games ini dulu untuk dapat beli bermacam poin supaya bisa bermain lebih gampang. Langkah Phising Account Free Fire Dengan Gampang Untuk PemulaBanyak beberapa pemula games Free Fire yang cari jalan singkat untuk dapat bermain games Free Fire dengan gampang tanpa perlu kerja keras kumpulkan koin dan yang lain. Salah satunya langkah untuk dapat capai hal itu dengan lakukan Phising account Free Fire dengan membuat web phising ff. Berikut langkah hack account ...

Script Phising FB Download Movie

Hallo sahabat FREEMANPEDIA Udah lama ane ga update di blog ini kli ini ane pgn update dan share SC PHISING FB DONWLOAD MOVIE yah ok langsung saja  Tampilan? dibawah yah  gimana tampilannya? baguskan hehe mirip login fb lgi Demo : [disini] Download via PC : [DISINI] Download via HP : [DISINI]

Cara Hemat Listrik Agar Tagihan Tak Membengkak

Ketergantungan masyarakat terhadap listrik boleh dikatakan cukup tinggi sekarang ini. Sebenarnya bukan hanya listrik saja. Ketergantungan kita terhadap berbagai energi hasil bumi yang tidak dapat diperbaharui untuk keberlangsungan hidup kita begitu besar. Apalagi sejak kehadiran gadget sebagai penemuan di bidang informasi dan teknologi yang kini sangat digandrungi mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Karena itu, dengan makin tingginya kebutuhan ini, sekarang makin banyak ajakan untuk menghemat listrik. Kita menyadari ketergantungan yang tinggi terhadap sumber daya alam ini begitu besar dan tidak menutup kemungkinan suatu saat energi ini akan habis dan tidak bisa diproduksi lagi. Jelas kita akan kesulitan untuk beraktivitas bila pola pikir dan pola hidup kita masih berkutat pada barang-barang hasil kecerdasan manusia ini. Meski telah ditemukan berbagai energi alternatif yang bisa menggantikan posisi sumber daya alam seperti listrik dan bahan bakar kendaraan, jumlah energi alternati...